Jangan Ditunggu, Dia tak akan Pernah Datang

Aku bohong mengenai banyak hal justru karena selalu ingin kelihatan jujur. Tapi tidak tentang ini kali aku benar-benar menunggumu.
Mengapa kau buat aku sempat lari dari keyakinanku terdahulu, bahwa bentuk terbaik kita adalah bayang-bayang. Bayang-bayang tidak menodaimu, ia hanya menggodamu dengan cintanya yang tak bisa menyentuh, tapi bisa memenuhi celah hatimu sampai penuh, karena kenyataan yang hadir tak pernah utuh.
Dan cerita itu tak akan pernah selesai. Tali itu tak akan pernah tersambungkan. Aku mestinya sudah melihat akhir tragis itu, sebelum kau tampar telak untuk kali terakhir.
Semua telah mendapat hukumannya: ikan yang menggelepar karena keluar dari kolam, atau justru mereka yang tenggelam, karena memaksa dirinya menari di air bersama ikan-ikan.
Mereka semua mati, karena memaksa hidup di tempat yang bukan habitatnya, merenggut mimpi yang bukan miliknya.
Dan penyebab semua kematian itu, pantas mendapat sesuatu yang lebih buruk dari kematian.
Dia akan membeku, karena menunggu sesuatu yang tak akan pernah datang.

Say your words

You must be logged in to post a comment.