Archive for October 29, 2008

Kemampuan Pikiran Manusia Itu Terbatas, Jangan Makin Dibatasi Pula

Monyet aja mikir, manusia kok malah memilih tunduk tanpa berpikir

Monyet aja mikir, manusia kok malah memilih tunduk tanpa berpikir

Salah satu kritik paling umum yang saya terima di blog ini adalah, terlalu mengagungkan pikiran, padahal katanya pikiran itu terbatas kemampuannya.

Lha saya malah bingung jadinya. Sudah tau kemampuan pikiran itu terbatas, kok malah dibatas-batasi pula? Geber dong sampai batas kemampuannya.

Ini sama dengan ungkapan hidup ini sudah sulit, ngapain pula makin dipersulit?

Ada kesan seakan keagungan Tuhan di “atas” sana, akan “terganggu” karena kebebasan berpikir itu. Yang menghina Tuhan itu sekarang siapa sih? Bukankah pikiran seperti itu justru sudah mengerdilkan keagungan Tuhan, seolah-olah Dia bisa diganggu oleh keliaran pikiran manusia?

Seperti parasut, pikiran hanya bermanfaat ketika ia terbuka. Seperti mesin, pikiran mengeluarkan output power terbaik dalam RPM tertinggi.

Namun tentu saja, kebebasan berpikir harus juga disertai dengan pengakuan akan kebebasan berpikir orang lain. Kutipan dari Voltaire - atau menurut koreksi dari Pak Dosen, sebenarnya kutipan dari Evelyn Beatrice Hall, penulis biografi Voltaire - berikut sungguh sangat sedap.

“Aku tak setuju pada apa yang kau katakan itu. Tapi akan kubela sampai mati, hakmu untuk mengatakannya”.

Nulisnya segini aja dulu. Mo mikir lagi soalnya… ;)

No comment »